Langsung ke konten utama
Dibuat tanggal 15 Juli 2011, dan sedikit diedit malam ini . sedikit hujan.
Untuk sahabat yang masih melihat ‘ke belakang’

..kata seorang teman. Yakinlah, pesan yang kau buat akan selalu sampai ke alamat yang kau tuju. Semoga benar.

Baiklah…..sudah sekian lama menatap jurnal berbahasa inggris ini tapi tetap susah masuk ke otak.

Sepeda tua. Sepeda onthel.sepeda simbah
.
Awalnya tidak berniat untuk menggunakannya. Tetapi akhirnya, sekayuh dua kali kayuh….hehe.menyenangkan sekali.
Menyusuri jalan2 desa. Melihat matahari terbenam. Dan membiarkan pikiran melayang.

Seperti kata seorang teman dalam sebuah tulisan yang dibuatnya, “ saya tidak pernah berharap dia datang. Tapi ketika yang tak pernah diharap datang itu pergi, keadaannya menjadi menyakitkan.”
Benar kawan….dia datang dengan sopan ataupun tidak sopan, dia tetap mengetuk pintu.
Ketika dia hanya datang untuk sekedar bertanya, singgah untuk bertamu, menetap untuk waktu yang sebentar atau bertahan untuk selamanya, itu adalah resiko kita membukakan pintunya. Atas alasan apapun, “kitalah yang membukakan pintunya”
Mungkin memang dia datang untuk sekadar singgah sebentar…mungkin juga dia akan bertahan selamanya.
Kawan, mempersiapkan setiap kemungkinan memang sangatlah penting.

:)

Hanya akan ada 1 nanti yang tetap tinggal. Yang berani memutuskan untuk tetap tinggal. Bukan ‘coba-coba’ kawan….tapi yang sudah yakin dan pasti kawan.

Bergegaslah kawan..bangkitlah…kau mampu kawan:)
Letakkan masa lalu itu pada tempatnya. Dan suatu saat kau akan menertawakan hari ‘itu’ kawan! Bergegas pergi dari tempatmu tersungkur!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Love actually

(08022011) Love acually, adalah sebuah film kesayangan saya. Sangat-sangat menginspirasi. Tentang perjuangan untuk mengungkapkan kasih dan sayang secara jujur dan tulus. Sedikit cuplikan kata2 yang ada di opening LA, “ Bila sedih akan keadaan dunia, aku ingat gerbang kedatangan di bandara Heathrow. Menurut pendapat umum, kita hidup di dunia penuh kebencian dan ketamakan. Tapi aku tak melihatnya, tampaknya kasih ada dimana-mana. Mungkin terlalu sering tidak dihargai, tetapi kenyataannya memang selalu ada. Ayah dan puteranya, ibu dan puterinya, suami dan isterinya, kekasih dan teman lama. Saat pesawat menabrak menara kembar, setahuku tak ada telepon kebencian dan balas dendam dari penumpang, semuanya pesan kasih. Jika mencarinya, kau akan temukan bahwa sesungguhnya ada dimana-mana.” Sedihnya, ketika kasih sayang hanya diungkapkan ketika akan ada perpisahan, atau ketika jarak telah memisahkan dan baru ada kesempatan berjumpa kembali dan dalam waktu yang sangat panjang itu, kita baru t...

Last day

(08012011) -hari terakhir di rumah, anything gonna be changes?nothing!- Semalam saya memikirkan bagaimana kalau di hari terakhir besok saya membuat kroket dan puding coklat? Kemudian saya bingung, bagaimana kalau saya membuat pisang goreng isi coklat dan puding coklat saja? (mengingat saya tidak pernah bosan dengan yang namanya pisang)hehe Hmm…bingung,..bagaimana kalo ‘ lihat apa yg terjadi besok’? heh Taraaa…. Saya bangun kesiangan, hmm kebiasaan ngebo pas liburan, setelah sholat subuh saya tidur lagi, daaan baru bangun jam 9. Hehe..mau dapet apa jam 9 pergi ke pasar?andai saja rumah saya dekat dengan supermarket, saya bisa kapan saja pergi kesana tanpa harus bangun pagi2. Ahh, mengeluh saja. Lihat itu ibuk, apa pernah mengeluh, padahal tiap pagi harus ke pasar dan mengantarkan angga pergi sekolah. (1) Akhirnya saya memutuskan untuk membuat puding coklat dan pisang goreng isi coklat. Bahan2nya saya beli di minimarket dekat rumah. Puding coklatnya kemanisan,terlalu banyak sus...

lagi lagi, dibaca lagi...

aneh...mungkin.. jika aku dalam keadaan yg benar2 sadar, mungkin aneh luar biasa bukan berarti senang membaca sepenggal surat itu lagi.. bukan...bukan berarti rindu juga... tapi hanya ingin mengingatkan hati yang sebentarsebentar melambung.. bukan bermaksud juga untuk menyakiti hati.... hanya berharap kembali sadar.. sadar dengan apa yang sudah terjadi.. sadar dengan pedihnya luka yang pernah ada... hatiku, maafkan aku...lagi2 mengingatkanmmu akan hal yang tidak ingin kau ingat.. lagilagi mengingatkanmu pada luka yang pernah menganga.. lagilagi mengingatkanmu akan kesakitan yang pernah ada... bukan bermaksud menyakitimu...bukan...sekali lagi bukan... hanya tidak ingin kau jatuh lalu sakit lagi... karena engkau begitu baik, begitu mudah memaafkan begitu mudah tersentuh... sehingga... takut kalaukalau kau lupa pada yang dulu.. yang membuatmu terbenam.. yang membuatmu tenggelam... dan.. beruntunglah CahayaNya masih sampai padamu... hatihati ya Hati..