Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2011
Dibuat tanggal 15 Juli 2011, dan sedikit diedit malam ini . sedikit hujan. Untuk sahabat yang masih melihat ‘ke belakang’ ..kata seorang teman. Yakinlah, pesan yang kau buat akan selalu sampai ke alamat yang kau tuju. Semoga benar. Baiklah…..sudah sekian lama menatap jurnal berbahasa inggris ini tapi tetap susah masuk ke otak. Sepeda tua. Sepeda onthel.sepeda simbah . Awalnya tidak berniat untuk menggunakannya. Tetapi akhirnya, sekayuh dua kali kayuh….hehe.menyenangkan sekali. Menyusuri jalan2 desa. Melihat matahari terbenam. Dan membiarkan pikiran melayang. Seperti kata seorang teman dalam sebuah tulisan yang dibuatnya, “ saya tidak pernah berharap dia datang. Tapi ketika yang tak pernah diharap datang itu pergi, keadaannya menjadi menyakitkan.” Benar kawan….dia datang dengan sopan ataupun tidak sopan, dia tetap mengetuk pintu. Ketika dia hanya datang untuk sekedar bertanya, singgah untuk bertamu, menetap untuk waktu yang sebentar atau bertahan untuk selamanya, itu adala...
Tentang angin yang tetap berhembus Tentang daun yang jatuh Tentang air yang terus saja mengalir Mengapa angin berhembus karena adanya perbedaan tekanan? mengapa daun meranggas di musim gugur? Mengapa air mengalir dari hulu ke hilir? Bagaimana jika tak pernah ada angin yang menjatuhkan daun sehingga tak ikut aliran air? Bagaimana jika semuanya berbalik? Segala perhitungan itu? Bagaima jika angin berhembus dari tekanan yang rendah ke tekanan yang tinggi? Bagaimana jika daun meranggas di musim semi? Bagaimana jika air mengalir dari hilir ke hulu? Semua punya hitungan Karena ada yang Maha Menghitung yang selalu tepat perhitungannya. Andai kita bisa sedikit melihat setiap sebab dan akibat, setiap keputusan dan resiko yang terjadi sepanjang kehidupan kita, kita akan menyadari betapa tidak mampunya kita berandai-andai karena Allah telah sungguh-sungguh sempurna mengatur kehidupan setiap hambanya. Terlalu teliti. Terlalu adil. Terlalu tepat perhitungannya. Tidak ada yang dip...
….. Tanpa sadar mobil itupun mulai berjalan. Berjalan pelan, mantap, dan seperti penuh keyakinan. Mobil itu berjalan membawa dua orang penumpang. Mereka mungkin punya misi dan visi yang sama. Kemanakah tujuan mereka? Mereka melaju perlahan berbekal keyakinan untuk menempuh suatu garis finish yang insyaallah sudah dijanjikan. Perlahan…..dan semoga setiap perjalanan yang ditempuhnya, mereka semakin yakin dan dewasa. Mengambil bekal dijalan sebanyak mungkin untuk sesuatu yang sangat berharga nantinya… Tapi satu hal …satu hal penting yang mereka tidak boleh lupakan… Ternyata mereka belum mengantongi Surat Ijin mengemudi (SIM) dan STNK. Lalu bagaimana? Mereka was-was pastinya. Takut. Berharap, dan cemas. Inilah susahnya perjalanan tanpa SIM dan STNK. Walaupun tujuannya baik, tetap saja harus sangat berhati-hati. Salah sedikit bisa fatal akibatnya. Semoga mereka dikaruniai keselamatan sampai titik finish. Semoga mereka dikaruniai kesabaran dalam mengarungi jalan yang berat dan ...