(08012011)
-hari terakhir di rumah, anything gonna be changes?nothing!-
Semalam saya memikirkan bagaimana kalau di hari terakhir besok saya membuat kroket dan puding coklat?
Kemudian saya bingung, bagaimana kalau saya membuat pisang goreng isi coklat dan puding coklat saja?
(mengingat saya tidak pernah bosan dengan yang namanya pisang)hehe
Hmm…bingung,..bagaimana kalo ‘ lihat apa yg terjadi besok’? heh
Taraaa….
Saya bangun kesiangan, hmm kebiasaan ngebo pas liburan, setelah sholat subuh saya tidur lagi, daaan baru bangun jam 9. Hehe..mau dapet apa jam 9 pergi ke pasar?andai saja rumah saya dekat dengan supermarket, saya bisa kapan saja pergi kesana tanpa harus bangun pagi2. Ahh, mengeluh saja. Lihat itu ibuk, apa pernah mengeluh, padahal tiap pagi harus ke pasar dan mengantarkan angga pergi sekolah. (1)
Akhirnya saya memutuskan untuk membuat puding coklat dan pisang goreng isi coklat. Bahan2nya saya beli di minimarket dekat rumah.
Puding coklatnya kemanisan,terlalu banyak susu
Pisang goreng isi coklatnya, yaaah lumayan lah tapi walaupun lumayan, penampilannya sangat tidak oke
(2)
Sudah ada dua perbedaan mencolok antara saya dan ibu saya.
1. Ibu saya tidak mudah mengeluh
2. Apa yang dibuat, dirawat, dimasak oleh ibu saya pasti jadi segala sesuatu yang berharga.
Yaaah…dan selama liburan ini, saya belum bisa belajar banyak dari beliau. Selalu saja, setiap ada sedikit perbedaan pendapat, yang muncul di pikiran saya hanya sisi yang negatif dari beliau. Dan selalu saja, saya keras kepala jika dinasehati.
Ternyata, begitu sulit melihat sisi baik seseorang. Walaupun sudah sebegitu kita kenal. Walaupun sudah sebegitu berjasanya dalam hidup kita. Andai begitu mudah melihat terang dibalik gelap, mugkin tak akan ada dendam, tak akan ada sakit hati dan permusuhan, tak akan ada dengki dan yang ada hanyalah cinta dan kasih sayang.
Ketika kita bisa melihat sisi baik dari seseorang, terang akan sangat jernih walaupun tertutup gelap…dan kata maaf akan mudah dipahami
-hari terakhir di rumah, anything gonna be changes?nothing!-
Semalam saya memikirkan bagaimana kalau di hari terakhir besok saya membuat kroket dan puding coklat?
Kemudian saya bingung, bagaimana kalau saya membuat pisang goreng isi coklat dan puding coklat saja?
(mengingat saya tidak pernah bosan dengan yang namanya pisang)hehe
Hmm…bingung,..bagaimana kalo ‘ lihat apa yg terjadi besok’? heh
Taraaa….
Saya bangun kesiangan, hmm kebiasaan ngebo pas liburan, setelah sholat subuh saya tidur lagi, daaan baru bangun jam 9. Hehe..mau dapet apa jam 9 pergi ke pasar?andai saja rumah saya dekat dengan supermarket, saya bisa kapan saja pergi kesana tanpa harus bangun pagi2. Ahh, mengeluh saja. Lihat itu ibuk, apa pernah mengeluh, padahal tiap pagi harus ke pasar dan mengantarkan angga pergi sekolah. (1)
Akhirnya saya memutuskan untuk membuat puding coklat dan pisang goreng isi coklat. Bahan2nya saya beli di minimarket dekat rumah.
Puding coklatnya kemanisan,terlalu banyak susu
Pisang goreng isi coklatnya, yaaah lumayan lah tapi walaupun lumayan, penampilannya sangat tidak oke
(2)
Sudah ada dua perbedaan mencolok antara saya dan ibu saya.
1. Ibu saya tidak mudah mengeluh
2. Apa yang dibuat, dirawat, dimasak oleh ibu saya pasti jadi segala sesuatu yang berharga.
Yaaah…dan selama liburan ini, saya belum bisa belajar banyak dari beliau. Selalu saja, setiap ada sedikit perbedaan pendapat, yang muncul di pikiran saya hanya sisi yang negatif dari beliau. Dan selalu saja, saya keras kepala jika dinasehati.
Ternyata, begitu sulit melihat sisi baik seseorang. Walaupun sudah sebegitu kita kenal. Walaupun sudah sebegitu berjasanya dalam hidup kita. Andai begitu mudah melihat terang dibalik gelap, mugkin tak akan ada dendam, tak akan ada sakit hati dan permusuhan, tak akan ada dengki dan yang ada hanyalah cinta dan kasih sayang.
Ketika kita bisa melihat sisi baik dari seseorang, terang akan sangat jernih walaupun tertutup gelap…dan kata maaf akan mudah dipahami
Komentar
Posting Komentar