Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2022
 Kadang aku kembali di posisi ini. Dalam amarah yg meledak.  Betapa ternyata aku masih belum bisa berlepas diri dari rasa sakit itu. Kembali pada rasa tidak aman tidak nyaman tidak diperlukan tidak dipedulikan.  Semua hal yg dapat dirangkum dalam kata sepi. Tidak semua hal yg aku punya memang benar. Tidak semua hal yg kamu punya juga benar. Tapi saat inginku utk di dengar rasanya di abaikan , rasa sepi itu menjalari seluruh tubuh, teringat semua masa masa saat berjalan sendiri menyusuri jalan selamet riyadi, menangis sejadi-jadinya di masjid fatimah, tanpa rasa memiliki rumah. Kala itu benar2 sepi dan sendiri. Sesak rasa di dada, memikirkan segala kemungkinan. Apakah terulang yg dulu2? Dan aku pun lelah lalu pulang dalam diam dan amarah yg dalam. Dan kini setiap kali tak menemukan jalan aku melihat diriku dalam bayangan itu.